Home > Megapolitan > Habib Husain Ahmad Al Hamid Hadiri Tausiyah dan Doa Bersama di Polda NTB

Habib Husain Ahmad Al Hamid Hadiri Tausiyah dan Doa Bersama di Polda NTB

Rahmat Hidayat 15 Oktober 2026 Megapolitan
Habib Husain Ahmad Al Hamid Hadiri Tausiyah dan Doa Bersama di Polda NTB

Mataram* — Polda NTB menggelar tausiyah dan doa bersama dengan menghadirkan Habib Husain Ahmad Al Hamid, Rabu (14/10/2026), di Masjid Baitussalam Polda NTB. Kegiatan ini mempererat hubungan polisi dengan ulama sekaligus memanjatkan doa untuk pimpinan baru Polri.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., bersama Wakapolda, Irwasda, para pejabat utama (PJU), seluruh satuan kerja, serta personel Polda NTB turut menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam tausiyahnya, Habib Husain Ahmad Al Hamid menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara polisi, ulama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Ketiganya memiliki peran saling melengkapi untuk membangun lingkungan yang aman, damai, dan penuh kepedulian.

Menurutnya, Polisi menjalankan tugas menjaga keamanan serta menegakkan hukum, ulama membimbing masyarakat melalui pesan keagamaan, sedangkan masyarakat berperan menjaga kerukunan dan melaporkan potensi gangguan keamanan di lingkungannya.

“Polisi, ulama, dan masyarakat tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Ketiganya perlu bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Polisi menjaga keamanan, ulama memberikan tuntunan moral dan agama, sementara masyarakat ikut merawat kerukunan serta menciptakan suasana damai di lingkungannya,” ungkapnya.

Habib Husain juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan silaturahmi antara kepolisian dengan para tokoh agama. Hubungan yang dekat dapat membuka ruang dialog, untuk menyelesaikan persoalan masyarakat secara bijak sebelum berkembang menjadi konflik.

“Ketika polisi dekat dengan ulama dan masyarakat, persoalan di tengah warga akan lebih mudah dibicarakan dan dicarikan jalan keluar. Mari kita jaga komunikasi, saling menghormati, serta mengedepankan musyawarah agar keamanan dan persaudaraan tetap terpelihara,” jelasnya.

Kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Polda NTB membangun kemitraan bersama tokoh agama, untuk mendukung pemeliharaan harkamtibmas. Pendekatan melalui silaturahmi dan kegiatan keagamaan, diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

“Kami ingin terus mempererat silaturahmi dengan para ulama dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi ini penting untuk menjaga persatuan, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” kata Irjen Kalingga.

Selain tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk mengiringi kepemimpinan baru Polri. Doa juga dipanjatkan agar seluruh personel mendapat kekuatan dan petunjuk dalam menjalankan amanah, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polda NTB berharap kedekatan polisi dengan ulama dan masyarakat semakin kuat, sehingga upaya menjaga keamanan tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga pada pembinaan, keteladanan, dan kepedulian bersama.

Reporter: Narator Bid. Humas
Foto: Dok. Humas & Satker Polda NTB

Demikian dirilis Bid Humas Polda NTB untuk dipublikasikan melalui media. Terkait narasi dan/atau angle berita disesuaikan dengan kebijakan redaksi masing-masing media.

Mataram, 14 Oktober 2026

Kabid Humas,

ttd.

*MOHAMMAD KHOLID, S.IK., MM.*
Komisaris Besar Polisi

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

*Tim K-9 SAR Ditpolsatwa Korpsabhara Baharkam Polri Sisir Lokasi Terdampak di Manggarai NTT, Pastikan Sterilisasi dan Keselamatan Satwa* MANGGARAI, FLORES NTT – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri menerjunkan Tim Search Unit K-9 SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban di wilayah hukum Polsek Reo, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (18/8/2026). Langkah cepat ini diambil guna menyisir lokasi-lokasi strategis yang terdampak bencana. Dipimpin langsung oleh Kepala Tim (Katim) K-9 SAR, IPTU Erasmus, pergerakan pasukan dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Personel yang dilibatkan terdiri dari 21 anggota gabungan, termasuk Tim Veteriner (dokter hewan), pawang (handler), serta tim pelindung. Setibanya di Polsek Reo pada pukul 12.00 WITA, IPTU Erasmus langsung menggelar konsolidasi dan koordinasi intensif bersama Wakapolda dan Astamaops guna mematangkan strategi operasi di lapangan. Operasi pencarian difokuskan di area SDN Reo I Kabupaten Manggarai. Sebelum diterjunkan ke area pencarian (site), Team RSH Polri Presisi terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan ketat terhadap empat satwa K-9 spesialis pelacak mayat (cadaver) yang dikerahkan, yaitu Walet, Dasa, Sita, dan Ari. Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi fisik satwa dalam keadaan prima. Selain pemeriksaan satwa, Tim Pelindung juga melakukan sterilisasi area di masing-masing site pencarian. Petugas membersihkan material berbahaya seperti puing-puing seng, paku, dan pecahan kaca yang dapat melukai satwa K-9 saat bertugas. Tepat pukul 15.15 WITA, pencarian dimulai secara paralel. Satwa K-9 Walet dan Dasa menyisir Site A, disusul oleh K-9 Ari dan Sita yang melakukan pelacakan di Site B. Setelah hampir satu jam proses penyisiran intensif, pencarian dinyatakan selesai pada pukul 16.00 WITA dengan hasil tidak ditemukannya tanda-tanda korban di kedua titik tersebut. Seluruh satwa K-9 kemudian kembali menjalani pemeriksaan kesehatan pasca-operasi oleh Tim RSH Polri Presisi. Dalam analisa dan evaluasi (anev) yang digelar usai operasi, IPTU Erasmus mencatat beberapa hambatan krusial di lapangan, di antaranya banyaknya material tajam yang berisiko bagi keselamatan satwa, serta kondisi struktur bangunan dan tembok retak di sekitar lokasi yang mengancam keselamatan para pawang (handler). Meskipun menghadapi medan yang cukup berbahaya, operasi berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dalam misi kemanusiaan ini demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

18 Agustus 2026