Home > Megapolitan > Polres Batu Bara Gelar Patroli Gabungan – Apel Kesiapan Dipimpin Pawas dan Padal Giat

Polres Batu Bara Gelar Patroli Gabungan – Apel Kesiapan Dipimpin Pawas dan Padal Giat

Rahmat Hidayat 25 Juli 2026 Megapolitan
Polres Batu Bara Gelar Patroli Gabungan – Apel Kesiapan Dipimpin Pawas dan Padal Giat

Kabupaten Batu Bara, 24 Juli 2026 – Personel Polres Batu Bara melaksanakan patroli gabungan dalam rangka antisipasi gangguan keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat (kamtibmas) serta kejahatan jalanan pada hari Jumat (24/7/2026). Kegiatan dimulai dengan apel kesiapan pada pukul 21.30 WIB di halaman Markas Komando (Mako) Polres Batu Bara dan berlangsung hingga pukul 22.30 WIB.

Patroli ini dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Surat Perintah Kapolres Batu Bara Nomor SPRIN / 929 / VII / PAM.3.3 / 2026 tanggal 23 Juli 2026.

Sebelum berangkat melakukan patroli, sekiranya pukul 21.30 WIB dilakukan pengecekan kehadiran personil oleh Pers Sipropam. Apel kesiapan dipimpin langsung oleh Pawas AKP Masagus Z.D, S.T.K., S.I.K, M.H., didampingi oleh Padal IPDA Dody Pawitra M. S.H., beserta seluruh personil yang terlibat sesuai surat perintah.

Sekitar pukul 21.40 WIB, personil berangkat melaksanakan patroli menggunakan dua unit kendaraan dinas, yaitu satu mobil patroli Sat Samapta dan satu mobil patroli Sat Lantas. Rute patroli ditujukan ke titik strategis yaitu SPBU Sumber Padi dan Gerbang Tol Lima Puluh – area yang dianggap penting untuk menjaga keamanan masyarakat pada malam hari.

Kegiatan patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Batu Bara. Sekitar pukul 22.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dengan situasi yang aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan atau kejadian yang mengganggu ketertiban umum selama patroli berlangsung.

Laporan kegiatan telah disampaikan kepada Kapolres Batu Bara dengan tembusan kepada Wakapolres Batu Bara, Kabag Ops Polres Batu Bara, dan Kasi Propam Polres Batu Bara. Dokumentasi dari kegiatan tersebut juga telah terlampir sebagai bukti pelaksanaan.

Sumber : Pawas/Padal Giat Patroli Gabungan Polres Batu Bara

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

*Tim K-9 SAR Ditpolsatwa Korpsabhara Baharkam Polri Sisir Lokasi Terdampak di Manggarai NTT, Pastikan Sterilisasi dan Keselamatan Satwa* MANGGARAI, FLORES NTT – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri menerjunkan Tim Search Unit K-9 SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban di wilayah hukum Polsek Reo, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (18/8/2026). Langkah cepat ini diambil guna menyisir lokasi-lokasi strategis yang terdampak bencana. Dipimpin langsung oleh Kepala Tim (Katim) K-9 SAR, IPTU Erasmus, pergerakan pasukan dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Personel yang dilibatkan terdiri dari 21 anggota gabungan, termasuk Tim Veteriner (dokter hewan), pawang (handler), serta tim pelindung. Setibanya di Polsek Reo pada pukul 12.00 WITA, IPTU Erasmus langsung menggelar konsolidasi dan koordinasi intensif bersama Wakapolda dan Astamaops guna mematangkan strategi operasi di lapangan. Operasi pencarian difokuskan di area SDN Reo I Kabupaten Manggarai. Sebelum diterjunkan ke area pencarian (site), Team RSH Polri Presisi terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan ketat terhadap empat satwa K-9 spesialis pelacak mayat (cadaver) yang dikerahkan, yaitu Walet, Dasa, Sita, dan Ari. Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi fisik satwa dalam keadaan prima. Selain pemeriksaan satwa, Tim Pelindung juga melakukan sterilisasi area di masing-masing site pencarian. Petugas membersihkan material berbahaya seperti puing-puing seng, paku, dan pecahan kaca yang dapat melukai satwa K-9 saat bertugas. Tepat pukul 15.15 WITA, pencarian dimulai secara paralel. Satwa K-9 Walet dan Dasa menyisir Site A, disusul oleh K-9 Ari dan Sita yang melakukan pelacakan di Site B. Setelah hampir satu jam proses penyisiran intensif, pencarian dinyatakan selesai pada pukul 16.00 WITA dengan hasil tidak ditemukannya tanda-tanda korban di kedua titik tersebut. Seluruh satwa K-9 kemudian kembali menjalani pemeriksaan kesehatan pasca-operasi oleh Tim RSH Polri Presisi. Dalam analisa dan evaluasi (anev) yang digelar usai operasi, IPTU Erasmus mencatat beberapa hambatan krusial di lapangan, di antaranya banyaknya material tajam yang berisiko bagi keselamatan satwa, serta kondisi struktur bangunan dan tembok retak di sekitar lokasi yang mengancam keselamatan para pawang (handler). Meskipun menghadapi medan yang cukup berbahaya, operasi berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dalam misi kemanusiaan ini demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

18 Agustus 2026