Home > Megapolitan > Kanit Turjagwali Pimpin Gatur Pagi di Depan SMP Negeri 1, Jaga Keselamatan Pelajar Berangkat Sekolah

Kanit Turjagwali Pimpin Gatur Pagi di Depan SMP Negeri 1, Jaga Keselamatan Pelajar Berangkat Sekolah

Rahmat Hidayat 3 Agustus 2026 Megapolitan
Kanit Turjagwali Pimpin Gatur Pagi di Depan SMP Negeri 1, Jaga Keselamatan Pelajar Berangkat Sekolah

BATU BARA – Guna menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memberikan perlindungan dan rasa aman bagi pelajar yang berangkat sekolah, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Batu Bara melalui Pos Lantas Indrapura melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi hari. Kegiatan berlangsung pada Senin (03/08/2026) mulai pukul 06.45 WIB hingga selesai, bertempat di ruas Jalan Lintas Sumatera tepat di depan SMP Negeri 1.

Pelaksanaan kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kanit Turjagwali Sat Lantas Polres Batu Bara, didampingi oleh Bripka Aldo. Petugas hadir lebih awal untuk mengatur persilangan arus kendaraan, memberikan prioritas aman bagi siswa yang menyeberang jalan, serta mencegah kemacetan di titik yang padat pada jam sibuk berangkat sekolah.

Kehadiran petugas di depan lingkungan pendidikan ini merupakan bagian dari upaya rutin Sat Lantas Polres Batu Bara untuk memastikan keselamatan generasi penerus, sekaligus menjaga ketertiban dan kelancaran perjalanan seluruh pengguna jalan di jalur utama.

Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., seluruh rangkaian kegiatan pengaturan lalu lintas berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa ditemui kendala maupun gangguan yang berarti.

Laporan kegiatan ini disampaikan kepada Kapolres Batu Bara dengan tembusan kepada Wakapolres Batu Bara, Kabag Operasi Polres Batu Bara, serta Kasipropam Polres Batu Bara.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

*Tim K-9 SAR Ditpolsatwa Korpsabhara Baharkam Polri Sisir Lokasi Terdampak di Manggarai NTT, Pastikan Sterilisasi dan Keselamatan Satwa* MANGGARAI, FLORES NTT – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri menerjunkan Tim Search Unit K-9 SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban di wilayah hukum Polsek Reo, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (18/8/2026). Langkah cepat ini diambil guna menyisir lokasi-lokasi strategis yang terdampak bencana. Dipimpin langsung oleh Kepala Tim (Katim) K-9 SAR, IPTU Erasmus, pergerakan pasukan dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Personel yang dilibatkan terdiri dari 21 anggota gabungan, termasuk Tim Veteriner (dokter hewan), pawang (handler), serta tim pelindung. Setibanya di Polsek Reo pada pukul 12.00 WITA, IPTU Erasmus langsung menggelar konsolidasi dan koordinasi intensif bersama Wakapolda dan Astamaops guna mematangkan strategi operasi di lapangan. Operasi pencarian difokuskan di area SDN Reo I Kabupaten Manggarai. Sebelum diterjunkan ke area pencarian (site), Team RSH Polri Presisi terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan ketat terhadap empat satwa K-9 spesialis pelacak mayat (cadaver) yang dikerahkan, yaitu Walet, Dasa, Sita, dan Ari. Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi fisik satwa dalam keadaan prima. Selain pemeriksaan satwa, Tim Pelindung juga melakukan sterilisasi area di masing-masing site pencarian. Petugas membersihkan material berbahaya seperti puing-puing seng, paku, dan pecahan kaca yang dapat melukai satwa K-9 saat bertugas. Tepat pukul 15.15 WITA, pencarian dimulai secara paralel. Satwa K-9 Walet dan Dasa menyisir Site A, disusul oleh K-9 Ari dan Sita yang melakukan pelacakan di Site B. Setelah hampir satu jam proses penyisiran intensif, pencarian dinyatakan selesai pada pukul 16.00 WITA dengan hasil tidak ditemukannya tanda-tanda korban di kedua titik tersebut. Seluruh satwa K-9 kemudian kembali menjalani pemeriksaan kesehatan pasca-operasi oleh Tim RSH Polri Presisi. Dalam analisa dan evaluasi (anev) yang digelar usai operasi, IPTU Erasmus mencatat beberapa hambatan krusial di lapangan, di antaranya banyaknya material tajam yang berisiko bagi keselamatan satwa, serta kondisi struktur bangunan dan tembok retak di sekitar lokasi yang mengancam keselamatan para pawang (handler). Meskipun menghadapi medan yang cukup berbahaya, operasi berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dalam misi kemanusiaan ini demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

18 Agustus 2026