Home > Megapolitan > Bupati Batu Bara Apresiasi Paskibraka pada Malam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI*

Bupati Batu Bara Apresiasi Paskibraka pada Malam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI*

Rahmat Hidayat 18 Agustus 2026 Megapolitan
Bupati Batu Bara Apresiasi Paskibraka pada Malam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI*

 

*BATU BARA* – Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri Malam Resepsi Kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Batu Bara sekaligus menjadi momentum apresiasi terhadap para generasi muda yang telah mengambil bagian dalam pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Batu Bara menyerahkan sertifikat, piagam penghargaan, dan uang pembinaan kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Batu Bara Tahun 2026. Bupati juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin Siagian menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas perjuangan, kedisiplinan, serta tanggung jawab seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas negara dengan baik.

Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi juga merupakan proses pembentukan karakter generasi muda agar menjadi pribadi yang mandiri, berani, disiplin, mampu membangun jejaring, serta memiliki semangat kerja sama.

“Menjadi Paskibra bukan hanya tentang menjalankan tugas negara, tetapi juga menjadi awal untuk membentuk pribadi yang mandiri, berani, disiplin, mampu membangun jejaring, serta memiliki semangat kerja sama yang baik,” ujar Bupati Baharuddin.

Dirinya menegaskan bahwa kekompakan dan kerja sama merupakan modal penting dalam membangun bangsa dan negara. Karena itu, ia mengajak para anggota Paskibraka untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan pengalaman selama menjalani pendidikan dan pelatihan sebagai bekal dalam menghadapi masa depan.

“Maka hari ini berbanggalah kalian, karena hari ini tugas negara telah selesai kalian laksanakan dari pagi sampai sore,” kata Bupati.

Bupati Batu Bara juga mengajak seluruh anggota Paskibraka untuk menjadi generasi muda yang mampu memberikan pengaruh positif di tengah masyarakat, termasuk menjadi duta antinarkoba. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Maka hari ini anak-anakku semua, jadilah orang yang berguna, jauhi dirimu dari bahaya narkoba,” tegasnya.

Bupati Batu Bara berharap para anggota Paskibraka terus menjadi generasi yang disiplin, berani, kompak, berprestasi, memiliki kecerdasan tinggi, serta mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.

Sementara itu, salah seorang anggota Paskibraka yang mewakili rekan-rekannya menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti proses pendidikan dan pelatihan. Ia mengatakan, selama kurang lebih 18 hari mereka menjalani berbagai tahapan persiapan dan latihan untuk melaksanakan tugas pengibaran bendera.

“Selama 18 hari di Desa Bahagia kami ditempa, dibina, dan dilatih. Suka dan duka telah kami rasakan bersama. Waktu, tenaga, dan pikiran semua kami korbankan untuk satu tugas yang mulia, yaitu mengibarkan bendera pusaka,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara yang telah memberikan fasilitas, ruang, dan wadah bagi para generasi muda untuk mengembangkan potensi serta meraih prestasi.

“Kami juga sangat bangga karena kamilah angkatan pertama yang mengibarkan bendera pusaka di halaman Kantor Bupati Batu Bara,” tambahnya.

Malam Resepsi Kenegaraan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., unsur Forkopimda Kabupaten Batu Bara, jajaran Kementerian Agama, Ketua MUI Kabupaten Batu Bara, perwakilan perbankan, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Baharuddin Siagian, Staf Ahli TP PKK Ny. Leli Syafrizal, para staf ahli, asisten, kepala OPD, camat, serta kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.

Share
Next →

*Tim K-9 SAR Ditpolsatwa Korpsabhara Baharkam Polri Sisir Lokasi Terdampak di Manggarai NTT, Pastikan Sterilisasi dan Keselamatan Satwa* MANGGARAI, FLORES NTT – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri menerjunkan Tim Search Unit K-9 SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban di wilayah hukum Polsek Reo, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (18/8/2026). Langkah cepat ini diambil guna menyisir lokasi-lokasi strategis yang terdampak bencana. Dipimpin langsung oleh Kepala Tim (Katim) K-9 SAR, IPTU Erasmus, pergerakan pasukan dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Personel yang dilibatkan terdiri dari 21 anggota gabungan, termasuk Tim Veteriner (dokter hewan), pawang (handler), serta tim pelindung. Setibanya di Polsek Reo pada pukul 12.00 WITA, IPTU Erasmus langsung menggelar konsolidasi dan koordinasi intensif bersama Wakapolda dan Astamaops guna mematangkan strategi operasi di lapangan. Operasi pencarian difokuskan di area SDN Reo I Kabupaten Manggarai. Sebelum diterjunkan ke area pencarian (site), Team RSH Polri Presisi terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan ketat terhadap empat satwa K-9 spesialis pelacak mayat (cadaver) yang dikerahkan, yaitu Walet, Dasa, Sita, dan Ari. Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi fisik satwa dalam keadaan prima. Selain pemeriksaan satwa, Tim Pelindung juga melakukan sterilisasi area di masing-masing site pencarian. Petugas membersihkan material berbahaya seperti puing-puing seng, paku, dan pecahan kaca yang dapat melukai satwa K-9 saat bertugas. Tepat pukul 15.15 WITA, pencarian dimulai secara paralel. Satwa K-9 Walet dan Dasa menyisir Site A, disusul oleh K-9 Ari dan Sita yang melakukan pelacakan di Site B. Setelah hampir satu jam proses penyisiran intensif, pencarian dinyatakan selesai pada pukul 16.00 WITA dengan hasil tidak ditemukannya tanda-tanda korban di kedua titik tersebut. Seluruh satwa K-9 kemudian kembali menjalani pemeriksaan kesehatan pasca-operasi oleh Tim RSH Polri Presisi. Dalam analisa dan evaluasi (anev) yang digelar usai operasi, IPTU Erasmus mencatat beberapa hambatan krusial di lapangan, di antaranya banyaknya material tajam yang berisiko bagi keselamatan satwa, serta kondisi struktur bangunan dan tembok retak di sekitar lokasi yang mengancam keselamatan para pawang (handler). Meskipun menghadapi medan yang cukup berbahaya, operasi berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dalam misi kemanusiaan ini demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *