Home > Megapolitan > *Bupati Batu Bara Ikuti Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah*

*Bupati Batu Bara Ikuti Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah*

Rahmat Hidayat 22 September 2026 Megapolitan
*Bupati Batu Bara Ikuti Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah*

BATU BARA* – Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., mengikuti entry meeting serentak bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI secara daring melalui Zoom Meeting, sekaligus mengikuti pertemuan tatap muka dengan tim perwakilan BPK yang hadir di Kabupaten Batu Bara. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Batu Bara, Kecamatan Sei Suka, Senin (21/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati mengikuti pertemuan daring bersama pimpinan BPK RI, Paula Henry Simatupang.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan BPK untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah dan pelaksanaan program pemerintahan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bupati Batu Bara menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyambut baik pelaksanaan pemeriksaan oleh BPK. Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah.

Bupati Baharuddin juga menegaskan pentingnya dukungan dan kerja sama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Batu Bara selama proses pemeriksaan berlangsung. Seluruh perangkat daerah diminta bersikap kooperatif, menyiapkan dokumen yang diperlukan, serta memberikan keterangan secara transparan agar pemeriksaan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Tugas kita adalah bersinergi dengan BPK. Diskusikan jika ada hal-hal yang perlu dibenarkan,” ujar Bupati.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui pengelolaan anggaran yang tertib, efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Pj. Sekretaris Daerah, Asisten I dan Asisten III, Plt. Sekretaris DPRD, Inspektur, Kepala BKAD, Plt. Kepala Bapenda, Plt. Kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas PUTR, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Plt. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, serta Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan.

Adapun tim BPK yang hadir di Kabupaten Batu Bara terdiri atas Edwin Mangasi Sianipar selaku Pengendali Teknis, Sahat Pardomuan Simbolon selaku Ketua Tim, serta Rumitay Manurung, Arina Ayu Pramudita, dan Rezky Sukma Jaya sebagai anggota.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

*Tim K-9 SAR Ditpolsatwa Korpsabhara Baharkam Polri Sisir Lokasi Terdampak di Manggarai NTT, Pastikan Sterilisasi dan Keselamatan Satwa* MANGGARAI, FLORES NTT – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri menerjunkan Tim Search Unit K-9 SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban di wilayah hukum Polsek Reo, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (18/8/2026). Langkah cepat ini diambil guna menyisir lokasi-lokasi strategis yang terdampak bencana. Dipimpin langsung oleh Kepala Tim (Katim) K-9 SAR, IPTU Erasmus, pergerakan pasukan dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Personel yang dilibatkan terdiri dari 21 anggota gabungan, termasuk Tim Veteriner (dokter hewan), pawang (handler), serta tim pelindung. Setibanya di Polsek Reo pada pukul 12.00 WITA, IPTU Erasmus langsung menggelar konsolidasi dan koordinasi intensif bersama Wakapolda dan Astamaops guna mematangkan strategi operasi di lapangan. Operasi pencarian difokuskan di area SDN Reo I Kabupaten Manggarai. Sebelum diterjunkan ke area pencarian (site), Team RSH Polri Presisi terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan ketat terhadap empat satwa K-9 spesialis pelacak mayat (cadaver) yang dikerahkan, yaitu Walet, Dasa, Sita, dan Ari. Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi fisik satwa dalam keadaan prima. Selain pemeriksaan satwa, Tim Pelindung juga melakukan sterilisasi area di masing-masing site pencarian. Petugas membersihkan material berbahaya seperti puing-puing seng, paku, dan pecahan kaca yang dapat melukai satwa K-9 saat bertugas. Tepat pukul 15.15 WITA, pencarian dimulai secara paralel. Satwa K-9 Walet dan Dasa menyisir Site A, disusul oleh K-9 Ari dan Sita yang melakukan pelacakan di Site B. Setelah hampir satu jam proses penyisiran intensif, pencarian dinyatakan selesai pada pukul 16.00 WITA dengan hasil tidak ditemukannya tanda-tanda korban di kedua titik tersebut. Seluruh satwa K-9 kemudian kembali menjalani pemeriksaan kesehatan pasca-operasi oleh Tim RSH Polri Presisi. Dalam analisa dan evaluasi (anev) yang digelar usai operasi, IPTU Erasmus mencatat beberapa hambatan krusial di lapangan, di antaranya banyaknya material tajam yang berisiko bagi keselamatan satwa, serta kondisi struktur bangunan dan tembok retak di sekitar lokasi yang mengancam keselamatan para pawang (handler). Meskipun menghadapi medan yang cukup berbahaya, operasi berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dalam misi kemanusiaan ini demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

18 Agustus 2026